
Benarlah, kita tidak tahu apa yang menanti kita di hadapan. Kita juga tidak tahu apa yang bakal kita hadapi. Dan sesungguhnya, hanya Allah yang lebih mengetahui segalanya.
Betul perancangan Allah terhadap hamba-Nya sangat hebat, setiap yang berlaku pasti akan ada hikmah di sebaliknya..Kita hanya merancang, selebihnya, Tuhan yang menentukan segalanya.
Setiap dari kita, tentunya ada banyak pengalaman yang paling kemas dalam ingatan. Kadang-kadang tertanya apa salah yang telah aku lakukan pada mereka, ya mungkin pengalaman aku di tempat orang, apabila jauh dari keluarga banyak mengajar aku erti tentang hidup..Bila mana aku akan sentiasa berwaspada terhadap orang di sekeliling. Apabila sesuatu terjadi kami akan membuat hal masing-masing..tidaklah seperti kehidupandi kampung yang boleh dikatakan terlalu menjaga tepi kain orang...
Sesungguhnya bukan niat aku untuk membanggakan diri dengan ilmu yang telah aku kecapi...Aku bersyukur dengan nikmat yang Allah telah berikan untuk aku, tidak pernah terlintas dan terdetik dalam hati untuk membnaggakan dengan segala ilmu yang Allah kurniakan..Suhanallah...Segala ilmu yang aku miliki adalah sedikit berbanding ilmu Allah yang Maha Luas..Niat ku hanya lah untuk memperbaiki diri yang masih banyak kelemahan..tertanya-tanya hati ini kenapa??Kenapa???..apa masalah aku dengan mereka...Apkah mereka tidak takut pada dosa...kerana Allah Maha Mengetahui dan Lagi Maha Mendengar...Benar sebagaimana yang dinyatakan dalam hadis Rasulullah saw...Ada umatku yang walaupun bersembahyang selama 40 tahun tapi solatnya itu tidak mendapat apa-apa ganjaran...Masyallah...
Aku tidak mengatakan diriku sepenuhnya betul..tapi kenapa perlu membawa cerita yang tidak sedap dan enak di dengar...aku juga manusia yang ada hati dan perasaan...Betul aku bisa mencoretkan apa sahaja, tapi pada hakikatnya kata-kata manusia yang memang boleh dikategorikan sebagai orang tidak takut akan dosa, benar-benar mengguris hati dan perasaan ku..
Aku diruntun rasa hiba, bila mengenangkan cakap mereka yang hanya tahu mengkritik orang lain..sedangkan diri mereka sendiri tidak difikir pula...Ya Allah berilah aku kekuatan dan ketabahan untuk hadapi semua ini..Aku tahu ini adalah ujian Mu ke atas ku untuk menguji keimanan ku terhadap-MU...
Terlajak perahu bisa diundur, terlajak kata, ah.hakikatnya aku cuma seorang wanita. Yang rapuh hatinya. Dan mudah pecah. Sungguh aku benar-benar tak berdaya untuk mendengar segala tohmahan dari mereka yang bermulut cabul...Semoga Allah mengampunkan dosa-dosa mereka..insyAllah...
Musibah datang juga dalam pelbagai cara. Musibah dan ujian juga adalah tarbiyah daripada Allah. Terserah kepada penerimaan kita terhadap musibah tersebut. Apakah kita menerima ujian dari-Nya dengan hati yang terbuka, berlapang dada dan kembali muhasabah diri, memperbaiki kelemahan diri dan meningkatkan lagi amalan seharian.. Atau bagaimana? Jarang kita bersyukur dengan ujian yang diberikan. Sedangkan mungkin juga, ujian itu merupakan salah peringatan kepada kita, agar kembali dekat kepada-Nya, agar perbanyakkan amalan kepada-Nya, menadah tangan bermohon doa kepada Dia. Kerana Dia sayangkan kita.Semoga aku tabanh dalam menghadapi musibah ini...insyAllah ...
Kadang-kadang bila diriku dalam kesunyian aku akan terfikir tentang hidup sendiri..Pada ketika itulah adanya Masa untuk otak saya berkeliaran. Masa untuk saya berfikir tentang diri, tentang persekitaran, tentang kerja, tentang masa depan, tentang keluarga, ayah dan ibu yang kian meningkat usia, adik-adik yang entah bagaimana nasibnya, kakak-kakak, abang-abang, semuanya. Bersilih ganti. Rupanya, hidup ini ternyata bukanlah mudah. Tidak semudah kata 'A,B,C', bukan semudah tulisan.
Tuhan yang beri kita rezeki, dan hanya Dia juga yang berkuasa mengambilnya semula. Duit dalam genggaman kita, dalam akaun bank, dalam poket seluar ataupun beg duit kita belum tentu lagi menjadi milik kita. Andai ditakdirkan kita mati hari ini, kita kembali kepada-Nya dengan tangan yang kosong. Semuanya milik Allah. Dan Dia berhak untuk berbuat apa sahaja.
Bila Allah menguji kita dengan rezeki yang kita miliki. Buka mata. Peringatan buat diri saya sendiri. Muhasabah diri sendiri. Mungkin ada sesuatu yang tidak kena, sesuatu yang bukan pada tempatnya yang telah kita lakukan dan Allah mahu 'menegur' kita dengan cara tersebut.
Bersabarlah, sesungguhnya Allah bersama dengan mereka yang sabar dan beriman kepada-Nya.
Allah berfirman lagi;
“Jadikanlah sabar dan solat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat sekali kecuali bagi orang yang khusyuk.”
(Surah al-Baqarah, ayat 45)
Ya Allah selmatkanlah kami dari dugaan syaitan...Ya Allah, makmurkanlah negara ini..Ya Allah sesungguhnya ENGKAU maha mengetahui..Sesungguhnya Engkau tuhan yang tidak diperaknakkan dan tidak ada bandingannya..Ampunkan kami Ya Allah...ampunkan kami...
Dengan lafaz bismillah. Moga Allah kurniakan yang terbaik buat kita, bukan hanya untuk di dunia, tapi juga di akhirat, insyaAllah.
Wallahua'alam.









